EN | ID
Ingat saya
JURNAL

Spinifex, Si Rumput Lari

17 May 2017 kategori Jurnal

Penulis: Milade Annisa Muflihaini

Dibaca: 102 Kali

 

Spinifex adalah anggota suku rumput-rumputan (Poaceae) tahunan yang tumbuh di kawasan pantai bergumuk (Sand Dunes), terutama di Indonesia. Sebelumnya perlu diketahui, Sand dunes are common features of shoreline and desert environments. Dunes provide habitat for highly specialized plants and animals, including rare and endangered species ( William, 1990). Gumbuk pasir adalah gundukan bukit atau igir dari pasir yang terhembus angin ( Bambang, 2011).

Spinifex dicirikan oleh organ generatifnya yang berbentuk seperti landak tetapi ringan, sehingga apabila terlepas dari tumbuhan induk akan berkeliaran tertiup angin pantai.

Nama lokalnya adalah rumput lari atau rumput angin. Selain itu, Spinifex juga dapat dijumpai hingga ke Asia Timur subtropika dan Selandia Baru dan Kaledonia Baru. Jenis yang asli Asia adalah S. littoreus, sedangkan tiga jenis lainnya tumbuh alami di Australia dan Selandia Baru ( Mark, 2009).

(Lokasi Foto: Mangrove Pasir Mendit, Kulon Progo)

 

Klasifikasi Sand Dunes adalah sebagai berikut :

Diviso : Embriophyta

Class   : Angiosprems

Order   : Poales

Family : Poaceae

Genus  : Spinifex

Scientific Name : Spinifex littoreus

Spesies : Spinifex littoreus Merril

Nama Inggris : Waterpink (En).

Nama Indonesia : Rumput angin Nama Lokal : suket kretanan (Jawa), jukut tiyara (Sunda).

(Lokasi Foto: Mangrove Pasir Mendit)

 

Struktur dari Spinifex adalah Rumput tinggi mecapai 90 cm, dengan daun yang kaku dan berduri. Buliran dalam tandan disokong oleh seludang yang berbentuk seperti gagang yang diikat pada struktur mementol yang berduri, dengan diameter mencapai 30 cm. Distribusi/Penyebaran dari spinifex terjadi dipantai-pantai dari India dan Sri Lanka sampai Asia Tenggara termasuk Indonesia hingga ke Taiwan dan Jepang Selatan. Habitat  dari Spinifex littoreus cukup banyak sepanjang pantai dan bukit pasir. Perkembangbiakan dari vegetasi ini adalah Perbanyakan secara alami dilakukan oleh biji Spinifex sendiri. Rumputan ini banyak memiliki manfaat terutama sebagai pengikat pasir pada bukit pasir di pantai yang tidak stabil.

Sinonim : Spinifex squarrosus L., Stipa littorea Burm.f., Stipa spinifex L, Spinifex serecius. Diseluruh dunia rerumputan ini dikategorikan sebagai tumbuhan pantai yang punya peran penting untuk menyeimbangkan ekosistem wilayah Sand dunes (author(s): Faridah Hanum, I & van der Maesen, L.J.G.).

Spinifex merupakan genus dari rumput-rumputan asli Indonesia. Spinifex termasuk vegetasi sand dunes yang memiliki ketahanan yang cukup kuat untuk hidup di daerah yang memiliki salanitas yang cukup tinggi dan dapat menyokong sand dunes yang berada dibelakang sehingga dapat mentoleransi angin yang kuat diarea pantai, percikan – percikan air laut, ombak, dan pasir – pasir yang bergerak oleh angin. Vegetasi pada gumuk pasir harus mempunyai daya ketahanan tubuh yang kuat unutuk melangsungkan hidup mereka. Rumput berperan penting dalam ekosistem gumuk pasir pantai, karena rumputnya menjaga pasir agar tetap stabil (tidak mudah berpindah).

Spinifex mempunyai banyak manfaat baik dari segi Ekologi. Dari Aspek Ekologi rumput jenis Spinifex littoreus memiliki manfaat diantaranya:

- Sebagai vegetasi pada sand dunes untuk menjaga stabilisasi pada daerah sand dunes itu sendiri.

- Untuk menyeimbangakan Ekositem wilayah sand dunes, dimana vegetasi ini dapat mengikat pasir pada bukit pasir yang tidak mempunyai kestabilan ( Mudah berpindah).

- Pentingnya rumputan (termasuk Spinifex ) tahunan terletak pada mereka membentuk unsur alam utama dari lahan basah dan vegetasi tepi sungai, dimana rimpang mereka padat terjerat berkontribusi untuk mengendalikan erosi dan pemurnian air. Konsekuensi sekali mereka jika rumput-rumput ini diberantas, sayangnya masih terjadi bagi masyarakat pesisir yang tidak tahu bagimana manfaat dari Spinifex ini. Sedangkan pada tema alam, tempat tidur rumput padat yang terbentuk di daerah rawa menyediakan makanan dan tempat tinggal untuk burung, hewan dan ekowisata air kehidupan sehingga menarik lainnya. Di padang rumput, burung permainan terestrial (misalnya francolin) pakan hampir secara eksklusif pada subang kecil dari beberapa spesies Cyperus.

- Dapat menyokong sand dunes yang beada dibelakang sehingga dapat mentoleransi angin yang kuat dan menahan terjadinya erosi pada area sand dunes.

- Dapat menahan percikan – percikan air laut, ombak, dan pasir – pasir yang bergerak oleh angin. Membantu menyediakan O2 yang baik untuk kehidupan, mengurangi adanya pencemaran laut dan polusi udara didaerah pesisir pantai.

(Lokasi foto: Pantai Pasir Mendit)

 


Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2017 All Right Reserved. Design by Paragraph