EN | ID
Ingat saya
JURNAL

Phyllanthus emblica L.

29 November 2017 kategori Jurnal

Penulis: Yusran E. Ritonga

Dibaca: 134 Kali

Mungkin sebagian penduduk Sumatra Utara tidak asing dengan nama tumbuhan ini, balakka begitu ia disebut. Balakka (Phyllanthus emblica L.) merupakan tumbuhan khas di Tapanuli bagian selatan meluputi Kab. Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Kab. Padang Lawas Utara, Kab. Padang Lawas hingga Kab. Labuhanbatu Selatan. Tumbuhan ini salah satu tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan baik di kawasan tandus (tanah berbatu) yang minim sumber air. Batang berkayu, habitus perdu, daun majemuk dengan helaian kecil.

Tumbuhan yang berasal dari famili Euphorbiaceae ini sangat mudah kita temukan di daerah Padang Bolak, Padang Lawas Utara dan hampir seluruh masyarakat di daerah ini mengenal tumbuhan perdu ini. Balakka bukanlah tumbuhan budi daya, melainkan tumbuh liar di padang ilalang yang luas. Masyarakat setempat biasanya mongkonsumsi buah segar yang rasanya cukup unik, manis sepat dan apabila dalam waktu dekat kita meminum air putih akan terasa segar dan manis. Selain itu kulit tumbuhan ini dimanfatkan sebagai bahan utama makanan khas Padang Bolak yaitu holat. Holat mirip seperti sop, hanya saja bahan yang digunakan ikan mas dan kulit tumbuhan balakka ini (kulit batang balakka di kikis dengan alat khusus).

Selain di Sumatra Utara, tumbuhan ini juga dapat dijumpai di Pulau Bangka, Kalimantan Selatan, Jawa Timur hingga Kepulauan Nusa Tenggara yang notabene memiliki tanah tandus seperti Tapanuli Bagian Selatan khususnya Padang Bolak.


Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2017 All Right Reserved. Design by Paragraph