EN | ID
Ingat saya
ARTIKEL

Adaptasi Unik Kambing Pulau Bungin

17 October 2018 kategori Artikel

Penulis: BW Admin

Dibaca: 111 Kali

Adaptasi Unik Kambing Pulau Bungin

Apa makanan kambing? Rumput. Begitu kiranya jawaban dari setiap orang saat diberi pertanyaan terkait pakan kambing. Sebagai hewan herbivora ia akan memakan rumput untuk memenuhi kebutuhan energinya setiap hari. Namun berbeda dengan kambing di Pulau Bungin. Bukan rumput yang dimakan, melainkan sampah rumah tangga dan kertas. Bagaimana bisa hal tersebut terjadi?

Pulau Bungin merupakan pulau yang padat peduduk, banyak media memberitakan pulau ini sebagai daerah terpadat di dunia. Wilayah pesisir yang gersang serta sistem pertanian yang belum terolah membuat tanaman sulit tumbuh di pulau tersebut. Jika warga ingin memberi makan ternak kambingnya maka pakan tersebut harus didatangkan dari luar pulau. Oleh karena itu, kambing Pulau Bungin mulai beradaptasi dengan lingkungannya.

Makanan favorit kambing Pulau Bungin yaitu rokok sekaligus dengan bungkusnya, kain jemuran, plastik, kertas, dan masakan rumah. Ia juga juga menyukai uang kertas dalam arti sesungguhnya. Jika diberikan uang kertas, ia akan melahapnya dengan rakus.

Meskipun demikian, postur kambing Pulau Bangin tidak gemuk seperti kambing pada umumnya. Beberapa kambing ditemukan memiliki perut yang buncit.Menurut warga, perut buncit tersebut berisi sampah yang tidak bisa dicerna oleh sistem penernaan kambing Pulau Bungin.

Sumber: http://www.mongabay.co.id/2018/10/14/cerita-adaptasi-ekstrim-kambing-pulau-bungin/


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2018 All Right Reserved. Design by Paragraph