EN | ID
Ingat saya
ARTIKEL

Anggrek Hitam yang Tidak Berwarna Hitam

11 March 2019 kategori Artikel

Penulis: BW Admin

Dibaca: 187 Kali

Anggrek Hitam yang Tidak Berwarna Hitam

Bunga ini menjadi kebanggaan warga Kalimantan Timur sehingga dijadikan sebagai flora identitas daerah. Terkenal dengan sebutan anggrek hitam, bunga yang bernama ilmiah Coelogyne pandurata memiliki warna hijau muda. Lalu mengapa dikenal sebagai anggrek hitam? Sebab bibir bunga (bagian tengah anggrek dimana terdapat putik dan benang sari) berwarna hitam. Warnanya kontras dengan bunga hijau yang senada dengan warna daun.

Anggrek hitam biasanya mekar sekitar akhir tahun antara Oktober sampai Desember. Selama lima hingga enam hari. Tiap tangkai bisa ditemui lima hingga sepuluh bunga. Dia tergolong anggrek epifit, di habitatnya umum ditemukan menempel pada kayu yang roboh di lantai hutan. Ketika musim berbunga tiba, cukup mudah menemukan anggrek hitam di hutan. Karena mereka tumbuh bergerombol sehingga akan tampak puluhan hingga ratusan bunga sekaligus.

Baca juga: Anggrek Bambu, Spesies Endemik Baru Tanpa Daun

Sayangnya, flora identitas Kalimantan Timur ini juga terancam oleh habitat yang semakin sempit. Kebakaran dan alih fungsi hutan menjadi dua faktor utama penurunan populasi di alam. Upaya budidaya terus dilakukan seperti pengelolaan kawasan konservasi (contoh: Cagar Alam Kersik Luwai, Taman Nasional Tanjung Puting)serta perbanyakan vegetatif atau kultur invitro di kebun –kebun raya Indonesia.

 

Referensi: lipiwwftempotntanjungputing


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2019 All Right Reserved. Design by Paragraph