EN | ID
Ingat saya
KATALOG

Ekek Geling

04 January 2015

Katalog Kategori: Hewan

Penulis: Bagus Satrio

Dibaca: 1804 Kali

Ekek-geling Jawa (Cissa thalassina) menjadi salah satu burung endemik Jawa Barat yang semakin langka dan terancam punah. Oleh IUCN Redlist, burung Ekek-geling Jawa ‘dianugerahi’ status Critically Endangered (Kritis). Seiring dengan semakin rusaknya habitat dan maraknya perburuan untuk menjadikannya binatang peliharaan, populasi ekek-geling atau Javan Green Magpie di alam liar. Besar (32 cm.), berbulu hijau dengan setrip mata hitam; paruh merah-terang; kaki merah; dan sayap berwarna coklat-berangan dengan bulu-bulu tersiernya pucat. Mirip Ekek layongan, bedanya ekor Ekek geling lebih pendek, tidak terdapat garis-garis hitam pada bulu tersier, dan tidak terdapat warna kuning pada dahi. Agak jarang dijumpai di hutan hujan perbukitan pada rentang ketinggian antara 900 – 2400 mdpl. Terbang dalam kelompok kecil, sering berkicau ribut dan sulit dilihat. Memburu serangga di hutan, pada lapisan bawah.

Kalimantan bagian utara dan Jawa.

·  jefferyi (Sharpe, 1888): Pulau Kalimantan bagian utara; dari Gunung Kinabalu di selatan sampai Gunung Murud, dataran tinggi Usan Apau dan Gunung Dulit. Ciri pembeda: Iris mata putih.

·  thalassina (Temminck, 1826): Jawa bagian barat. Ciri pembeda: Iris mata coklat.

 

Photo by : Ekek Geling (Cissa thalassina) © Florian Richter

Source : Kutilang Indonesia, Burung Indonesia, Buku Panduan Identifikasi Burung Sumatera Kalimantan Jawa dan Bali.


Ekek Geling

---

Spesies:
Burung

Nama Local:
Ekek Geling

Nama Latin:
Cissa thalassina (Temminck, 1826)

Habitat:
Hutan hujan perbukitan pada rentang ketinggian antara 900 – 2400 mdpl.

Distribusi:
Kalimantan bagian utara dan Jawa.

Manfaat/Keunikan:


Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2020 All Right Reserved. Design by Paragraph