EN | ID
Ingat saya
KATALOG

Mesia telinga-perak / Silver-eared Leiothrix (Silver-eared Mesia)

02 July 2015

Katalog Kategori: Hewan

Penulis: Bagus Satrio

Dibaca: 1177 Kali

Burung penetap yang umum dijumpai secara lokal di Peg. Bukit Barisan ke selatan, paling tidak sampai Ranau, pada kisaran ketinggian 600-2200 m. Sangat sibuk di semak-semak rapat di bawah dan tengah hutan pegunungan. Makanan utamanya serangga beserta larvanya, tetapi juga memakan buah dan biji kecil. Diluar musim berbiak biasanya dijumpai berkelompok 5-30 individu, kadang tergabung dalam “bird waves” mengunjungi semak dan kanopi pohon sampai ketinggian 4-5m. Pembangunan sarang dikerjakan bersama oleh induk, berbentuk mangkuk kecil yang dalam, tersusun dari daun bambu dan daun lainnya. Sarang diletakkan diantara semak yang dekat dengan tanah, kadang sampai setinggi 2m dari permukaan tanah. Jumlah telur 2-5 butir.

Berukuran sedang (18 cm), berwarna-warni, kemerahan. Kepala hitam dengan pipi putih perak dan dahi merah khas. Ekor, punggung, dan penutup sayap hijau zaitun. Tenggorokan dan dada jingga kemerahan. Sayap merah dan kuning, tunggir dan penutup ekor bawah merah.
Iris merah, paruh dan kaki kuning. Ocehan gemerincing dempang dan girang “ci-uwi, ci-uwi, ci-uwi” atau “ci-uwi-ciu”.

Photo by : Agus Nurza 

Source : Kutilang Indonesia


Mesia telinga-perak / Silver-eared Leiothrix  (Silver-eared Mesia)

---

Spesies:
Burung

Nama Local:
Mesia telinga-perak / Silver-eared Leiothrix (Silver-eared Mesia)

Nama Latin:
Leiothrix argentauris (Hodgson, 1837)

Habitat:
Menghuni hutan primer dan hutan sekunder pegunungan, pada ketinggian 1200-2700 m.

Distribusi:
Semenanjung Malaysia, Sumatera, Natuna utara dan Kalimantan. Semenanjung Thailand tengah (dari Surat Thani ke selatan), Semenanjung Malaysia (sampai Negeri Sembilan), Sumatera, ke timur sampai Riau (Bintan), Lingga dan Bangka sampai Kalimantan dan P. Natuna Besar.

Manfaat/Keunikan:


Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2020 All Right Reserved. Design by Paragraph