EN | ID
Ingat saya
KATALOG

Pacar kuku, Inai / kacar

26 April 2017

Katalog Kategori: Tumbuhan

Penulis: Amelia Suberti

Dibaca: 1672 Kali

Pacar kuku

     Tanam pacar kuku atau sering disebut dengan kacar atau inai, merupakan tanaman perdu yang memiliki banyak cabang. Panjang tanaman ini dapat mencapai 1-4 meter. Pada tiap spesies pacar kuku memilki keanekaragaman gen, hal ini dikarenakan bunga  pada tanaman Pacar kuku memilki warana bunga  yang beranekaragam seperti warna kuning muda dan merah jambu.  Ciri morfologi daun dari tanaman ini berdaun tunggal dan berbentuk jorong atau lanset dan panjang nya kurang lebih 1,5 - 5 cm.

     Daun dari pacar kukuini banyak dibudidayakan di indonesia sebagai tanaman hias karena daunnya dapat menghasilkan warna merah kekuningan pada kuku. Daun ini sangat populer pada upacara adat di berbagai suku di indonesia, terutama suku di Aceh. Hal ini dikarenakan setiap pengantin yang akan menikah harus menghias bagian kuku dan kulit dengan daun yang telah dihaluskan. Selain sebagai tanaman hiasan, daunnya juga dapat digunakan sebagai obat – obatan tradisional. Pada umumnya Tanaman ini  sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagi obat tradisional untuk mengobati penyakit bisul, bengkak dan kudis.  Namun sebagian daerah di indonesia (di Aceh) memanfaatkan daun pacar kuku sebagai obat untuk  meredakan rasa sakit di lambung atau sebagai obat lambung. Masyarakat  di Aceh menggunakannya dengan cara menggahaluskan daun pacar kuku (diblender), kemudian ditambahkan sedikit kunyit yang sudah dihaluskan, campur hingga merata dan langsung dimakan sedikit demi sedikit.  


---

Spesies:
Lawsonia inermis L.

Nama Local:
Pacar kuku, Inai / kacar

Nama Latin:
Lawsonia inermis L.

Habitat:
Daerah tropis

Distribusi:
Afrika timur laut, dan Asia barat daya Afrika Selatan, Afrika timur dan utara, Asia dan Australia utara yang secara alamiah tumbuh juga di daerah-daerah tropis di Amerika, Mesir, India, dan sebagian daerah Timur Tengah. Penyebaran di indonesia meliputi meliputi Jawa, Bali, Maluku, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Nusa Tenggara.

Manfaat/Keunikan:


Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2019 All Right Reserved. Design by Paragraph