EN | ID
Ingat saya
JURNAL

Spora Yang Siap Untuk Tumbuh

26 December 2014 kategori Jurnal

Penulis: Bagus Satrio

Dibaca: 1495 Kali

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekaragaman hayati, baik fauna maupun flora yang tinggi. Diperkirakan sekitar 17% dari keanekaragaman hayati di seluruh dunia terdapat  di Indonesia. Tingginya tingkat keanekaragaman hayati tersebut dikarenakan Indonesia merupakan negara tropis dengan tingkat curah hujan yang tinggi. Tumbuhan paku merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki keanekaragaman tinggi. Di muka bumi ini terdapat sekitar 13.000 jenis tumbuhan paku dan total jenis yang ada sekarang 10.000, sedangkan tumbuhan paku yang ada di indonesia, termasuk kawasan Malesiana yang diperkirakan berjumlah 1250 – 1500 jenis. Jumlah jenis tumbuhan paku yang terdapat di Indonesia tersebut, tercatat di Pulau Jawa sebanyak 515 jenis dan 62 jenis diantaranya sudah dibudidayakan.

Tumbuhan paku memiliki daya sebar yang luas dan merata serta mudah ditemukan dalam berbagai kondisi habitat, namun tumbuhan paku tidak dapat ditemukan di daerah bersalju abadi dan daerah kering (gurun).

Spora tumbuhan paku yang sangat lembut pada fase sporofit, dihasilkan oleh kotak spora dan tersimpan rapat di dalamnya. Apabila kotak spora telah masak, dindingnya akan pecah dan spora akan menyebar. Spora yang menemukan tempat tumbuh yang baik akan berkecambah. Perkecambahan ini diawali dengan beberapa sel, kemudian terbentuk suatu organ yang disebut protalium, berukuran tidak lebih dari 1 cm, berbentuk menyerupai jantung dan mengandung klorofil sehingga berwarna hijau seperti daun. Pada bagian lekukan dari protalium akan tumbuh rambut-rambut yang menyerupai akar disebut dengan rizoid. Pertumbuhan selanjutnya pada bagian bawah protalus akan terbentuk dua macam organ reproduksi yaitu archegonium dan anteredium. Archegonium merupakan organ kelamin betina yang tumbuh pada bagian lekukan sedang anteredium merupakan organ kelamin jantan, tumbuh pada bagian yang berambut


Bagikan:

Tulis Komentar

Komentar

Biodiversity Warriors Copyright ©2014-2020 All Right Reserved. Design by Paragraph